Hello, 30 minus 1.
First of all.
Happy birthday.
Happy birthday to you, precious, strong, independen, woman who successfully survive with this cruel world.
Terimakasih untuk selama ini telah berusaha untuk berjuang dan terus berjuang untuk menjalani hidupmu walaupun banyak hal yang telah kamu alami, menumbukmu sampai hampir ketitik hancur.
Gue, ditahun ini, mau mengucap Puji Syukur yang sangat-sangat-sangat besar sama Tuhan, karena gue dianugerahi orang-orang terbaik, gue dianugrahi oleh lingkungan yang begitu baik, gue dianugrahi oleh semesta yang baik pula.
Lingkungan gue terdiri dari berbagai macam bentuk tapi tidak ada sedikitpun bagian dari sana yang menjatuhkan satu sama lain. Mereka orang baik yang mendoakanku yang baik-baik juga. Mereka orang-orang baik yang gue syukuri dan sangat gue syukuri hadir di hidup gue sekarang.
Beberapa hari lalu, gue sempet flashback sedikit tentang apa yang sudah gue alami beberapa tahun sebelumnya. Apa yang terjadi pada gue dan apa yang membentuk gue yang sekarang. Dan gue, sangat-sangat terharu atas apa yang sudah terjadi.
Mari kita sedikit bedah dari sisi perjalanan karir. Gue siapa sih? Bukan siapa-siapa dan sampai saat ini juga gue menganggap bukan siapa-siapa. Gue hanya segelintir manusia beruntung yang ada dimuka bumi ini. Perjalanan karir gue bukan sesuatu hal yang gue capai dengan mulus. Banyak lika-likunya. Semua bermula dari hal-hal yang kecil sampai akhirnya gue dapet apa yang sekarang gue punya.
Gue pernah gajinya dicicil 4x dalam sebulan, gue pernah punya gaji, yang biaya ongkos kekantornya lebih besar dari pada gajinya, gue pernah punya kerjaan yang luar biasa besar tapi gajinya tidak seberapa, gue pernah bekerja dari subuh ke subuh selama berbulan-bulan, sampai tahunan, gue pernah punya pekerjaan yang beban kerjanya besar. gue pernah gagal, untuk menunaikan sebuah pekerjaan.
Gue bukan orang yang punya privilege besar untuk jadi orang besar. dari mulai penghasilan yang 100-200 ribu sampai sekarang masuk nominal 2 digit, itu bukan perjalanan 1-2 tahun. perlu lebih dari 7 tahun untuk membentuk itu semua, dan keberuntungan serta restu semesta untuk ada di titik ini.
Gue sudah berkali-kali menangis, marah, jungkir-balik, tipes (walaupun gak sampe masuk rumah sakit), kerja lagi, sakit lagi, nangis lagi, hanya untuk berjuang hidup mencari sesuap nasi dan sebongkah berlian.
Satu hal yang gue pegang teguh sampe sekarang adalah lakukan yang terbaik, maka semesta akan memberikanmu segalanya.
Gue berdoa, semoga ditahun ini dan kedepannya gue tetap jadi orang yang 'do the best' dan tetap bersyukur atas apa yang gue punya.
Lalu, diperjalanan hubungan percintaan.
Kalau ini, wah bukan main jungkir baliknya. Banyak orang yang bilang kalau 'karir lo bagus, tapi sayang perjalanan cinta lo jelek banget'. Iya. Gue akui itu.
Gue terlahir sebagai anak bungsu yang kodratnya manja bukan main, tapi karena tuntutan hidup gue dipaksa jadi orang yang mandiri dan berdiri sendiri diatas kaki walau gemeter bukan main. Sampai akhirnya gue jadi keras kepala dan ngerasa kalau gue gak butuh bantuan orang lain untuk hidup dan gue gak butuh orang lain untuk membiayai gue untuk hidup, karena gue bisa membiayai diri gue sendiri.
Diselingkuhi? Halah, sudah biasa. Mulai diselingkuhi dengan cara yang sederhana sampai cara yang sangat tidak masuk akal sudah pernah dirasa.
Direndahkan? Haduh, apalagi.
Dilabeli ambisius dan matre? Makanan sehari-hari.
Egois dan tidak pengertian? Bukan lagi, jangan ditanya.
Tidak mau diatur dan bukan perempuan baik? Aduh, sebutkan kalimat-kalimat terjahat mana yang tidak pernah kuterima?
Istilah 'air susu dibalas air tuba' adalah peribasa yang tepat untuk segala hal yang pernah terjadi pada ku, selama ini.
Bukan berarti mereka tidak punya sisi baik, bukan. Setiap perjalanan yang dijalani dengan orang yang berbeda-beda pasti ada baiknya juga. Tidak bisa dipungkiri mereka adalah bagian dari perjalanan hidup, yang juga punya peran saat itu. Ada yang baik, ada yang effort, ada yang humoris, ada yang menyenangkan, ada. Bukan tidak ada.
Sampai pada akhirnya gue ada disatu titik dimana gue tidak mau lagi mengorbankan apa yang gue punya hanya karena 'janji manis' mulut laki-laki.
Sampai pada akhirnya kemarin, gue mendengar cerita dan mendengarkan sebuah kisah yang luar biasa diluar nalar dan sedikit membekas menjadi dendam.
God damn, gue benci banget sama orang pemain hati. Gue benci banget sama orang yang menghancurkan hidup dan mental orang lain. Gue benci banget sama orang yang main-main sama perasaan. Benci. Luar. Biasa.
Gue bengong sendiri dan berfikir. Gue, yang sangat menjaga perasaan orang dengan menjaga lisan dan perlakuan terhadap lawan jenis ketika punya pasangan, gue yang sangat 'my man is priority' dan gue yang 'bucin mampus' kalau udah pacaran ini, selalu dihadapkan sama orang-orang yang logika dan perlakuannya diluar BMKG. Terus ada, wanita diluar sana yang mendapatkan laki-laki yang diinginkan wanita sejagat raya bumi ini, berlaku lebih buruk sampe setan aja kayaknya minder. Damn.
Apalaaah, kenapa gue harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan orang lain? A.S.U, kata gue mengumpat didalam hati yang paling dalam sambil ngomong sama tembok.
Tapi, balik lagi, semua hal yang terjadi sama gue di selama perjalanan gue selama 29 Tahun ini, sudah pasti penuh dengan makna. Mungkin tuhan mau memberikan satu point of view yang berbeda kalau, ini adalah bukti bahwa Ia sayang sama gue dan ingin menunjukan kalau keindahan dan kebahagiaan tidak melulu soal uang. Gue diuji dengan cara yang seperti ini untuk diperlihatkan apakah pantas, gue untuk mendapatkan orang yang paling baik dan dapat disandingkan dengan gue.
Mungkin gue tidak dapat banyak hal dari sisi materi, tapi gue dapat banyak hal dari sisi lain dan itu yang harus gue syukuri sekarang, plus minusnya dengan sabar, tabah, dan tetap berdoa untuk bisa dilancarkan apapun yang akan gue hadapi kedepannya.
To be honest...
29 Tahun ini adalah perayaan terbaik yang pernah gue punya. God shows me how much people loves me truly. Mana orang-orang yang memang benar-benar orang yang pantas dan berhak ada dihidup gue, mana orang-orang yang sangat sayang sama gue.
They are such a gold to me.
Thank you, 2024 thank you 29. Apapun yang terjadi tahun ini aku harap semua akan indah.
Komentar
Posting Komentar
Please don't be silent reader, just here and left your comment and i will be glad to see :). NO SARCASM COMMENT and SARA !